Mentari Crystal Tenggelam Di Teluk Lamong,  Capt Sudiono: Penyebabnya masih di Selidiki

499

SURABAYA, BERKASNEWS.COM–  MV Mentari Cristal Milik Pelayaran PT mentari mas multi moda  tenggelam saat sandar di Terminal Operator Terminal Teluk Lamong (TTL) pada ahad ( 15/11/2020).

Kapal kargo  yang memuat 137 peti kemas tersebut terguling saat melakukan muat di Dermaga Domestik Terminal Teluk Lamong, Surabaya, Jawa Timur, tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu, Namun hingga kini penyebab kejadian nahas tersebut masih  belum diketahui.

Meski demikian, Direktur Utama PT TTL Faruq Hidayat menjamin pelayanan operasional bongkar muat di Terminal Teluk Lamong Surabaya tidak terganggu dan masih berjalan lancar.

“Ada sejumlah tahap yang telah kami lakukan untuk menormalkan kembali operasional di Terminal Teluk Lamong, yaitu sesaat setelah kejadian kami langsung melakukan evakuasi terhadap ABK dan peti kemas kapal MV Mentari Crystal, kami juga melokalisir lokasi dengan memasang Oil Boom di tempat kejadian,” tuturnya senin (16/11/2020) saat konfrensi pers dikantornya

Selanjutnya, mengatur dan menyesuaikan skema pelayanan penyandaran kapal di Terminal Teluk Lamong untuk memastikan pelayanan tetap normal.

Senada, Kepala Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak Surabaya, Arif Toha menyampaikan bahwa kegiatan logistic dijawa timur tidak terganggu atas tenggelamnya kapal mentari crystal tersebut” berkat kordinasi dan sinergi yang baik antara Terminal Operatot TTL dan Regulator baik Kesyahbandaran, Op, Pangkalan penjagaan laut dan pantai dan para assosiasi insiden tersebut bisa diatasi” kata Arif pada wartawan

Sementara Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak selaku regulator yang tupoksinya keselamatan dan keamanan pelayaran masih belum mengetahui penyebab kecelakaan tersebut pihaknya sebatas normatif yaitu memastikan kelancaran pelayanan operasional di Terminal Teluk Lamong tetap terjaga.

“Terkait penyebab kejadian, kami menerjunkan tim untuk menyelidiki penyebab kejadian tersebut. Dan fokus kami saat ini bagaimana agar pelayanan logistik tetap lancar dan tidak terganggu,” kata kepala kesyahbandaran Utama Tanjung Perak Surabaya, capt Sudiono

Ditambahkan  Ketua DPC Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Surabaya Stenvens Henry Lesewengen, mengapresiasi respon cepat dan kompak dari Regulator baik Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan.

“khususnya TTL kami mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Terminal Teluk Lamong setelah kejadian mulai dari mengevakuasi dan mengamankan peti kemas hingga melokalisasi lokasi, langkah cepat tersebut membuat kapal lainnya bisa tetap beroperasi,” katanya.

Perwakilan pemilik kapal MV Mentari Crystal, Antony mengatakan pihaknya bertanggung jawab atas kejadian itu, dan akan berkomitmen melakukan proses evakuasi kapal miliknya secepatnya, tujuannya agar tidak terlalu mengganggu aktivitas operasional pelayanan di Terminal Teluk Lamong.

“Kami berupaya secepat mungkin mengevakuasi kapal kami sehingga harapannya tidak mengganggu proses operasional pelayanan yang di lakukan oleh Terminal Teluk Lamong,” tuturnya.
(han)

 

Facebook Comments