Pucuk Pimpinan Pangkalan PLP Tanjung Perak Dirotasi, Wawan Duduki KUPP Karangantu

0
83

SURABAYA,  BERKASNEWS. COM- Pucuk Pimpinanan Kantor Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP)   kelas II Tanjung Perak Surabaya akhirnya dirotasi,  2 tahun 5 bulan lamanya Wawan menakhodai Kantor yang dibawah naungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjenhubla), kini budak parahyangan  itu menduduki tugas baru sebagai kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP)  kelas III Karangantu Serang Banten.

Ia mengatakan pisah sambut kali ini bukan dimaknai sebatas perpisahan. Melainkan hanya tugas yang pindah,
Silaturohim tetap dijalin, “Bukan berarti putus tali silaturahim. Akan tetapi semakin rekat, agar menambah rezeki, panjang umur dan sehat. Jadi, kita berpisah untuk kerja bareng membagun negara,” pesan Wawan saat pisah sambut dengan pejabat penggantinya Mulyadi,  selasa 17/12/2019.

Wawan mengaku, masih ada banyak hal yang harus dilakukan dengan kepemimpinan Kepala Pangkalan PLP yang baru. Dengan harapan, Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Perak semakin maju dan lebih baik.

“Saya punya harapan, tahun 2020, PLP bisa menempati lokasi dan memiliki kantor di Teluk Lamong. Mohon didukung Kepala Pangkalan PLP yang baru. Karena, Teluk Lamong adalah yang diharapkan,” katanya.

Kepala Pangkalan PLP Tanjung Perak yang Baru,  Mulyadi Sendiri menyampaikan agar ke depan meningkatkan kordinasi dengan saudara tua yang sama-sama sama dibawah perhubungan laut,kata Mulyadi, pangkalan PLP Tanjung Perak ini bagian dari Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak (KSU), Otoritas Pelabuhan (OP)  juga bagian dari Distrik Navigasi (Disnav)

“Dukung kami, support kami untuk ciptakan kondisi aman dan nyaman di wilayah hukum perairan yang menjadi kendali tugas kami,” kata Mulyadi.

Ia berharap dalam jangka pendek ini
Agar sinergifitas untuk mendukung kelancaran Nataru 2019,” kami berharap zero accident di pelabuhan Tanjung Perak, ” harap pria Lampung ini. (han)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.