Tidak Optimal di Rute Merauke, Kendhaga Nusantara 12 Beralih Rute Tanjung Perak

88

SURABAYA, BERKASNEWS– Kapal Tol Laut Trayek T- 27 Kapal Motor (KM) Kendhaga Nusantara 12 secara resmi melayani rute yang baru yaitu Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Obi, Piru, Bula, Larat, Tepa dan ke Tanjung Perak lagi, sebelumnya Kendhaga Nusantara 12 ini melayani dengan Rute Merauke dan pulau-pulau sekitar.perubahan rute ini dianggap rute yang lama masih belum optimal disebabkan karena ada kendala muatan, panen yang tidak bisa memenuhi muatan kapal, untuk itu pengalihan rute ini agar mengoptimalkan kapal ini supaya tetap melayani daerah-daerah tertinggal, terluar, terpencil dan perbatasan (3TP)

” Penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik untuk angkutan barang di laut dalam rangkah menjamin stabilisasi pasokan bahan pokok serta membangun Eko sistem logistik terintegrasi ke wilayah terluar, tertinggal, terpencil dan perbatasan, serta menekan disparitas harga antar wilayah Indonesia Timur dan Indonesia barat, berdasarkan SK Dirjen perhubungan Laut no KP DJPL 709 tahun 2022. Tentang perubahan ke 4 atas keputusan Dirjen perhubungan laut no KP DJPL 998 tahun 2021 tentang penetapan jaringan trayek penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik untuk barang di laut tahun anggaran 2022, ” kata Kasubdit pengembangan sistem informasi dan sarana prasana angkutan laut, Eko Sudarmanto saat membacakan sambutan Direktur Lalu lintas dan angkutan laut, Capt Hendri Ginting, jumat (11/11/2022) di terminal Berlian.

Untuk itu lanjut Eko, Kementerian Perhubungan dan Operator Kapal dan pemerintah daerah setempat berkordinasi, yang kemudian didapati kesepakatan perubahan rute yang semula berpangkalan di Merauke kemudian menjadi berpangkalan di Tanjung Perak Surabaya, ” saya harap perubahan rute ini dapat diterima baik oleh masyarakat dan lebih dirasakan manfaatkanya bagi yang membutuhkan,” lanjut Eko.

Namun kata Eko, dengan pengalihan rute ini tidak kemudian rute yang lama (merauke sekitar-red) tidak terlayani, ” tetap terlayani dengan trayek kapal yang ada disekitar sana, sehingga prinsipnya ketersediaan bahan pokok dan penting tetap terlayani disana,” pungkas. (Han)

Facebook Comments