KM. Fajar Nusantara Tenggelam, Kepala KSU Tanjung Perak : itu Karena force majeure

101

SURABAYA, BERKASNEWS.COM-  Accident tenggelamnya KM Fajar Nusantara saat hendak berlayar dari Pelabuhan Kalimas  Surabaya ke Balik Papan di perairan Sapudi kabupaten sumenep Madura, pada hari selasa (21/6). Kapal yang memiliki 445 GT tersebut tenggelam diposisi koordinat : 07009’08.1” LS // 114015’55,1” BT (sebelah barat pulau sapudi) setelah diterjang ombak.

Beruntung kejadian nahas yang dialamai KM fajar nusantara itu tidak memakan korban jiwa, 14 anak buah kapal (ABK) termasuk nahkodanya selamat. ” Kami beruntung semua selamat dan ditolong para nelayan, kemudian dibawah ke panarukan Situbondo” ujar salah satu ABK saat diserahterimakan dari kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas IV Panarukan ke Kesyahbandaran Utama (KSU) Tanjung Perak,rabu (22/6).

Kepala Kesyahbandaran Utama (KSU) Tanjung perak, Hernadi Tri Cahyanto yang belum genap satu bulan menduduki orang nomer satu di lembaga keselamatan berlayar tersebut menjelaskan bahwa ke 14 ABK diserahterimakan dari KSOP Panarukan ke KSU tanjung perak yang kemudian dilanjutkan diserahkan ke owner kapal,” kejadian itu tidak memakan korban jiwa” kata Hernadi ,rabu (22/6)

Disinggung sebab tenggelanya kapal KM Fajar Nusantara milik pelayaran PT Satya permai, pria yang juga pernah menakhodai Otoritas Pelabuhan (OP) Utama Surabaya ini menyampaikan bahwa kejadian tersebut karena Alam, ”  ya Mas, karena force majeure, kita keluar dari rumah pun tidak lepas dari kecelakaan” tandasnya.

Untuk itu lanjut Hernadi, kita harus waspada dan hati-hati baik dari Syahbandar sendiri Maupun pelayaran, ” pengguna jasa pun harus waspada,”pintanya.

Sementara itu owner kapal Riyadi, mengungkapkan, bahwa para ABK ini akan dimasukan ke kapal-kapal  yang lain, tapi kalau mau istirahat juga dipersilakan, untuk santunan kata Riyadi,  masih belum terpikirkan, ” barang kali ada perlu atau istirahat, nanti akan kami panggil lagi,” ujarnya

Hingga kini kerugian perusahaan tersebut masih belum bisa diketahui,” tapi kalau kapalnya ya estimasinya 1,5 M” ucap Riyadi.(han)

Facebook Comments