GRESIK, BERKASNEWS – Menteri Perhubungan Dudy Purwogandhi secara resmi menutup posko Nasional angkutan laut lebaran tahun 2026,serentak diseluruh Indonesia Senin (30/3/2026).
Tak terkecuali pelabuhan Gresik, kantor kesyahbandaran dan otoritas pelabuhan (KSOP) kelas II Gresik melaksanakan Penutupan Posko
Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026 (1447 H) di Pelabuhan Gresik yang berjalan dengan sukses dan. lancar.
tentu saja dapat terlaksana
berkat dukungan, sinergi, kolaborasi, dan kerja keras seluruh pemangku kepentingan.
” izinkan saya selaku Kepala KSOP Kelas II Gresik menyampaikan terima kasih
dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Ibu sekalian dan para petugas di
lapangan maupun personil yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung” tutur kepala KSOP kelas II Gresik Capt Herbert E.P. Marpaung saat penutupan Posko angkutan laut lebaran tahun 2026.selas (31/3/2026).
lanjut Capt Herbert, ia mendoakan Semoga seluruh pengabdian dan kerja keras kita bersama dalam mensukseskan
pelaksanaan Angkutan Laut Lebaran 2026 di Pelabuhan Gresik ini menjadi amal ibadah
bagi kita semua.
” Ucapan dan Apresiasi setinggi-tingginya juga kami sampaikan kepada rekan-rekan
media yang telah menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan
Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026 di Pelabuhan Gresik” ujarnya
Terlepas dari keberhasilan pelaksanaan Angkutan Laut Lebaran tahun 2026 ini tentunya
masih terdapat berbagai kekurangan dalam pelaksanaannya,
” sebagai pimpinan dan mewakili seluruh jajaran Kantor KSOP Kelas II Gresik mengucapkan
permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Berbagai kekurangan dalam pelaksanaan ini akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan untuk pelaksanaan-pelaksanaan
kedepannya” tandas Capt Herbert.
Adapun hasil monitoring pelaksanaan Posko
Angkutan Laut Lebaran Pelabuhan Gresik sebagai berikut:
1. Jumlah penumpang naik dan turun dari Pelabuhan Gresik adalah 11.871 Orang,
mengalami kenaikan sebesar 19,81 persen dibandingkan pada periode yang sama
tahun 2025 yaitu sebanyak 9.908 Orang;
2. Jumlah keberangkatan dan kedatangan kapal adalah 62 kapal mengalami kenaikan
sebesar 34,78 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun 2025 yaitu
sebanyak 46 kapal;
3. Periode puncak arus mudik tahun ini terjadi pada H-3 Lebaran, tepatnya tanggal 18
Maret 2026, dengan total 791 penumpang. Sementara itu, puncak arus balik terjadi
pada H+4 Lebaran tepatnya pada tanggal 25 Maret 2026 dengan total 1.003.
Kementerian Perhubungan memfasilitasi masyarakat Kabupaten Gresik dengan
program mudik gratis menggunakan armada kapal Express Bahari 6F dan 3F
sebanyak 3.800 tiket, yang terbagi secara proporsional untuk dua rute, yaitu 1.900 tiket
untuk rute Gresik–Bawean dan 1.900 tiket untuk rute sebaliknya, Bawean–Gresik
dimana mendapatkan respon yang sangat positif dari masyarakat yang merasa sangat
terbantu dengan program mudik gratis ini.
5. Dari aspek keselamatan dan keamanan baik di Pelabuhan maupun selama Pelayaran,
tidak ditemukan adanya gangguan keamanan, kecelakaan maupun kejadian menonjol
selama masa periode Posko Angkutan Lebaran Tahun 2026.
6. Cuaca pada masa periode angkutan lebaran tahun 2026 di pelabuhan gresik maupun
dalam pelayaran terpantau sangat baik, sehingga tidak ada penundaan keberangkatan
maupun kedatangan yang diakibatkan oleh faktor cuaca.
berdasarkan hal-hal yang telah kami sampaikan diatas dapat
disimpulkan bahwa pelaksanaan Angkutan Laut Lebaran tahun 2026/1447H di
Pelabuhan Gresik berjalan dengan sukses dan lancar.





