JPU Kejati Tolak Eksepsi Penasehat Hukum Eduard Rudi

0
34
Jaksa penuntut Umum , Nur Rochman saat bincang-bincang dengan wartawan

JPU Minta Majlis Hakim Melanjutkan Kasus Eduard Rudi Sebagai Perkara Pidana

 

SURABAYA -BERKASNEWS.COM Dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan oleh terdakwa Eduard Rudi Suharto atas laporan Dian Sanjaya, kembali digelar di ruang Sari III Pengadilan Negeri Surabaya pada hari Rabu 26/9/2018 hari ini

Sidang agenda pembacaan tanggapan eksepsi oleh Pengacara Terdakwa  Eduar Rudi,Taufan Hidayat, Jaksa Penuntutut Umum (JPU), Nur Rachman menolak dan keberatan atas eksepsi dari penasehat hukum terdakwa. Selain itu juga  JPU meminta kepada majlis hakim yang diketuai Maxi Sigarlaki agar melanjutkan persidangan sebagai perkara pidana.

“Nota keberatan tidak dapat diterima dan meminta majelis hakim untuk melanjutkan sidang sebagai perkara pidana” kata JPU, Nur Rochman saat menanggapi eksepsi dari penasehat hukum terdakwa.

Seperti berita yang sudah di ungga minggu lalu, bahwa saksi korban yakni, Dian Sanjaya telah menyerahkan uang kepada terdakwa sebesar Rp. 3.900.000.000 (tiga miliar sembilan ratus juta rupiah) agar mengikuti lelang Rumah yang berada di kasawan Pakuwon, Surabaya.

Namun sampai batas waktu yang ditentukan, terdakwa Eduard Rudi tidak memenuhi tanggung jawabnya sebab   rumah mewah di kawasan Pakuwon tidak terbeli.

Hingga akhirnya Mediasi sempat dilakukan oleh kedua belah pihak. Tapi Dalam mediasi tersebut Akhirnya terdakwa telah mengembalikan uang tersebut kepada Dian Sanjaya hanya sebesar Rp. 3,59 miliar dan masih kurang  sekitar Rp. 310 juta Namun hingga kini kekurangan tersebut juga belum terbayar yang akhirnya berujunh di meja hijau.(han)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.